


Just another spooky blog
Berikut ini saya akan memberika kiat-kiat mengatasi lupa:
cemburu dapat diartikan berpindahnya rasa kasih sayang ke orang lain atau ke suatu benda yang membuat Anda merasa dinomor-duakan bahkan mungkin dianggap tak ada. Jika ada orang yang belum pernah merasakan cemburu berarti ia belum pernah merasakan arti kata 'cinta'. Ia belum pernah merasakan cinta karena ia belum pernah memperhatikan orang lain.
Alasan pasangan Anda cemburu, mungkin saja karena pengalaman masa lalu. Dimana ia kurang diperhatikan atau bahkan ditinggalkan orang-tuanya. Dan bisa juga karena ia pernah ditipu oleh mantan kekasih atau sahabat dekatnya.
Ciri-ciri orang yang cemburu, ia akan bersifat possesif, menanyakan segala hal dengan sedetail mungkin, mengkomentari banyak hal terutama hal-hal fisik dan juga kemampuan intelektual.
Jika Anda mengalami hal tersebut, tak perlu panik, berikut beberapa cara jitu menghadapi pasangan yang lagi cemburu:
1. Jangan mengkomentari setiap kekhawatirannya dengan emosi tapi Anda harus tetap tenang.
2. Berikan waktu yang lebih untuk pasangan Anda supaya ia bisa tenang pula dan dapat berpikiran secara logis.
3. Berikan jaminan kepada pasangan Anda bahwa Anda berkomitmen sungguh-sungguh.
Jika diperhatikan lebih dalam lagi maka dibelakang rasa cemburu adalah rasa takut. Coba identifikasikan rasa ketakutan pasangan Anda. Apa sebabnya kemudian diskusikan dengan pasangan Anda. Setelah di diskusikan maka akan ada dua kemungkinan kondisi yang terjadi:
1. Pasangan Anda atau Anda sendiri menyadari bahwa apa yang sedang terjadi dapat membawa dampak buruk dan berkeinginan untuk mengubahnya.
2. Salah satu dari pasangan telah menyadari namun ada 1 pihak yang tidak ingin mengubahnya. Maka Anda harus mendiskusikan bagaimana hubungan Anda selanjutnya.
Untuk menjalin hubungan sukses Anda dan pasangan harus bisa menyisihkan waktu untuk saling berbicara, mendengarkan perasaan pasangan Anda dan mengekspresikan keinginan masing-masing tanpa rasa takut.
Ada beberapa langkah yang bisa kita kerjakan buat meredam api kemarahan.
1. Tempatkanlah kesalahan orang lain sesuai dengan kesalahanya.
2. Jangan menghubung-hubungkan kesalahannya dengan kesalahan lain yang pernah dia lakukan.
3. Jangan mencampurkan kesalahan yang lain untuk satu kasus baru bikin akal kita menjadi hakim yang kejam.
Tanamkan keyakinan kuat-kuat bahwa ALLAH ngak suka pada hambanya yang pemarah. Marah datang dari setan. Padahal, setan itu adalah musuh yang nyata yang harus kita taklukan.
Marah itu dari setan dan setan itu terbuat dari api, sedangkan air itu memadamkan api. Maka barang siapa yang sedang marah hendaknya ia berwudhu. (HR Ahmad)
so. Jangan turutin toh kemarahan lo, cari air buat meredamnya, kamu akan selamat dan dimuliakan ALLAH.
Apa sich sebenarnya sabar itu? kelebihannya? caranya? Yang perlu diketahui tentang sabar yaitu akhlak dalam Islam. Kalau definisi sabar yang dijelaskan dalam perseptif Al-Qur’an, seperti dibawah ini;
1. sabar sebagai penolong
Jadikanlah sabar dan shalat itu sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (QS. 2:45)
2. sabar adalah cara untuk bahagia
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (QS. 2:155)
3. Meminta dari Allah
Tatkala Jalut dan tentaranya telah tampak oleh mereka, merekapun berdo’a:”Ya Tuhan kami, berikanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang yang
kafir”. (QS. 2:250)
4. sabar untuk elak tipu muslihat
Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika kamu bersabar dan bertaqwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka
kerjakan. (QS. 3:120)
5. Supaya Allah semakin sayang
Dan berapa banyak nabi yang berperang bersama-sama dengan mereka sejumlah besar dari pengikut (nya) yang bertaqwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar. (QS. 3:146)
6. Urusan atau tindakan yang paling utama
Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertaqwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan. (QS. 3:186)
7. Saluran untuk mendapat keampunan dan pahala yang besar
Kecuali orang-orang yang sabar (terhadap bencana), dan mengerjakan amal-amal shaleh; mereka itu memperoleh ampunan dan pahala yang besar. (QS. 11:11)
Masih banyak lagi ayat-ayat yang menyebut berkenaan dengan sabar. Imam Al_ghazali berkata kalimat sabar ada 70 tempat dalam Al-Qur an dan Ibnu Qayyim kata ada 90 tempat.
Sumber: berbagai sumber
SEORANG perempuan melenggang puspita di hadapan manusia, malaikat, dan setan yang sedang bergosip ria.
Manusia : “Wuihhhh!!! Siapa, tuh?”
Malaikat : “Bidadari yang mana, tuh, yang turun?”
Setan : “Wah, itu, sih, ratunya kampung saya! Si manis jembatan Ancol bukan?”
Manusia : “Sok tahu!!! Dia itu kembangnya daerah saya!!!”
Malaikat : “Semerbak harum mewangi, dong?! Hehehe….”
Setan : “Nggak, ah! Lihat saja caranya meliuk-liuk!”
Manusia : “Namanya juga perempuan!!! Please, deh, ah!!!”
Malaikat : :Iya, nih, dasar setan! Piktor aja!!!”
Setan : “Iiiihhhh!!!! Memang dia menggoda, kok! Sengaja menggoda, tahu!!!”
Manusia : “Memang menggoda juga, sih!”
Malaikat : “Ya, Tuhan!!!! Kuatkan iman saya!!!”
Setan : “Eeehhhh!!! Dibilangin juga!!! Lihat, deh, body-nya!!! Sluurrrpppp!!!”
Manusia : “Asyik kali, ya, punya istri seperti dia.”
Malaikat : “Belum tentu, ah!!! Siapa tahu enaknya hanya dipandang doang?!”
Setan : “Kalau belom dicoba, mana tahu juga?”
Manusia : “Memangnya baju? Main coba-coba!!!”
24 Desember 2009
Senin kemarin aku berkunjung ke Rumah Sakit Jiwa, mengikuti ujian Anamnesis Status Mental Psikiatri yang langsung pada pasien psikosis (gila.red). Saat menginjakkan kaki ke halaman rumah sakit yang sedang direnovasi itu, rasa takutku memuncak. Apa yang harus kulakukan kalau pasien yang kuwawancarai tiba-tiba mengamuk? Bagaimana kalau pasiennya tidak mau berbicara? Beragam pertanyaan terlintas dipikiran.
Lama aku menunggu di teras sebuah barak tempat mereka yang memiliki gangguan pada kewarasannya itu di tempatkan. Rasa takutku perlahan sirna saat melihat tak ada pasien yang mengamuk. Pasien di barak itu adalah kaum Adam yang telah berumur. Kalau kau tak membaca tulisan di pintu masuk, maka aku yakin kau akan mengira kalau barak itu adalah panti jompo.
Seorang laki-laki dengan tangan dan kakinya yang lumpuh terseok-seok berjalan lalu mengambil tempat duduk di sampingku. Lalu datang lelaki yang semua giginya telah tanggal dan mengambil tempat di depanku. Di sudut teras, ada lelaki yang seluruh kepalanya dipenuhi uban sedang menghisap dengan nikmat sebatang rokok lalu menguncupkan bibir dan menghembuskan asap.
Tatapan mereka begitu kosong. Entah apa yang ada dibenak mereka. Berpikir kalau kami semua gila sedangkan mereka waras? Entahlah. Tak ada yang paham dengan apa yang mereka pikirkan. Lalu tiba-tiba suasana menjadi meriah ketika seorang pria yang juga pasien menghampiri kami.
Atas permintaan seorang perawat, ia bernyanyi. Pance, Iis Sugiarto, dan beberapa lagu daerah dinyanyikannya dengan penuh semangat. Kau tahu kenapa dia mau dengan begitu saja bernyanyi? Karena ada iming-imingan sebatang rokok. Bisa kau bayangkan, orang sakit disuguhkan penyakit? Dan itulah yang kusaksikan hari itu.
Miris memang, tapi begitulah trik yang harus ditempuh agar pasien mau melakukan apa yang kau inginkan termasuk menjawab setiap pertanyaan yang akan kau ajukan untuk ujian. Adakah solusi lain?
Saat tiba giliranku, akupun terpaksa mengimingi dua batang rokok untuk pasien yang akan kuwawancara. Terpaksa kawan. Aku tak memiliki trik lain agar lelaki yang baru menginjak dua puluh tahun itu mau berbicara denganku. Sambil memilin-milinkan tangan, ia menjawab apa yang kutanya.
Ya, tidak, lalu ditambah dengan beberapa jawaban yang lumayan panjang ketika kutanyakan pernahkah dia mendengar sesuatu bisikan yang membuatnya harus melakukan sesuatu? Kenapa kau dibawa kemari?
Dan jawabannya tentu saja : Tidak tahu. Orang gila tidak tahu kalau mereka itu gila, Teman! Lantas apa yang ada dipikiran mereka ketika kita menertawakan tingkah mereka? Wah, ada orang gila yang sedang tertawa melihat aksiku. Mungkin seperti itu.
Banyak hal yang kudapatkan dari kunjungan ke RSJ dan berinteraksi dengan pasien. Pelajaran agarku memperlakukan mereka sama seperti manusia normal. Mereka juga manusia. Hanya saja Tuhan mencabut nikmat kewarasan dari mereka. Gila itu penyakit bukan aib. Sama seperti ketika kita menderita gastritis (maag), hipertensi, jantung koroner, dan lain-lain yang akan sembuh jika diobati. Pengobatannya tidak hanya dengan obat-obatan. Tapi juga dengan perasaan.
Saat itu aku sempat tertegun. Ketika seorang bapak yang memiliki banyak rokok dan kue tanpa pikir panjang langsung membagikannya pada teman-temannya yang belum mendapatkan kue atau pun rokok. Tanpa berpikir kalau jatahnya akan berkurang. Tanpa pamrih. Lalu aku berpikir? Apakah kita yang waras melakukan hal yang sama?
Pernahkah kau melihat orang gila yang shalat lima waktunya tidak pernah ketinggalan? Aku melihatnya. Jangankan shalat lima waktu, shalat sunat seperti dhuha ataupun rawatib tak pernah absen dijalankannya. Ketika melihat ia menghadap Rabnya, tak terbayangkan kalau lelaki itu menyandang predikat gila. Tapi begitulah teman. Pekerjaan yang rutin kita lakukan selama nikmat waras itu masih diberikan Tuhan pada kita, maka akan terus tersimpan di memori ketika Tuhan mengambil nikmat itu.
Di mana-mana di belahan muka bumi ini
Terdengar suara genderang perang silih-berganti
Di mana-mana di belahan muka bumi ini
Teramat banyaknya bergelimpangan manusia mati
Itu karena nafsu serakah
Manusia yang ingin berkuasa
Dengan segala kelicikannya
Berlakulah halal segala cara
Apakah sekarang
Berlaku lagi hukum rimba
Golongan yang kuat
Menindas golongan yang lemah
Segelintir orang
Yang haus akan kekuasaan
Membuat dunia
Penuh dengan penderitaan
Hentikanlah penindasan
Hentikanlah kedhaliman
Kapan kiranya akan tegak keadilan
Aa…h
Di mana-mana, hampir di seluruh punggung dunia
Terdengar suara keluhan manusia yang gelisah
Di mana-mana, hampir di seluruh punggung dunia
Banyak manusia jadi mangsa dari sesamanya
Itu karena sang manusia
Sudah lupa kepada penciptanya
Agama hanya pelengkap belaka
Manusia telah bertuhan dunia
bismiilahirahmanirrohim
Didalam kehidupan ini adakalanya kita mengalami suka,duka,cinta, kecewa,marah, sedih, mendapatkan sesuatu,luput/ kehilangan akan sesuatu dan sebagainya.Yang jika tidak kita sikapi dengan Mengingat Allah,maka kotorlah hati ini, sehingga yang akan dominan adalah sikap dan sifat yang negatif terhadap semua kejadian tersebut.
menanggapi hal- hal tersebut diatas.ada 2 hal yang dapat menjadi penyembuh sakitnya hati, diantara sekian banyak obathati:”sifat penolong dan pemaaf”
—-sifat penolong—-
Dalam menjalani kehidupan sehari-hari kebutuhan hidup begitu banyak, bila kita tidak merasa”cukup” dan bersyukur maka kebutuhan itu/ keinginan’tak akan ada henti- hentinya.Materi yang didapat tak akan pernah cukup, kalau sudah begitu, apa pernah terpikir mau membantu/ menolong orang lain, istilahnya:”kebutuhan kita saja banyak, dan belum semua terpenuhi, boro-boro mau nolong oranglain !”.
sadar ngga sadar mungkin banyak/ada bisikan2 seperti itu memenuhi kepala kita, padahal diatas langit ada langit, dibawah langit ada langit…nah loo maksudnya apa nich….
ya kebutuhan ngga akan pernah ada tamatnya, kecuali “mati”, nungguin semua kebutuhan terpenuhi, lalu kapan kita akan menolong oranglain?”bisa- bisa nauzubilabinzalik jadi orang yg kikir plus medit…
padahal saat- saat ternikmat adalah”kita dapat menolong oranglain disaat kita sendiri sebenarnya membutuhkan” menolong disaat kesempitan lebih terasa nikmatnya daripada menolong disaat lapang?kenapa?! karena tentu kita harus ngelawan hawa kikir kita sendiri, harus mengedepankan rasa ikhlas kita,mau berkorban utk kebutuhan oranglain disaat sebenernya kita sendiri:”susah”.atau pas2an/memerlukan.
yang paling baik adalah bisa menolong oranglain disaat lapang dan sempit…berarti itulah karakter baik yang sudah terbentuk dan patut disyukuri, karena tak sedikit pula orang semakin kaya tetapi semakin lupa pada saudara2nya sesama hamba Allah.Tapi kalau diberi kelapangan plus juga suka beramal berarti lebih harus banyak- banyak bersyukur karena tak semua orang berkesempatan seperti itu.
ada sebuah cerita:”suatu hari seorang ibu-ibu pergi kepasar, Sesampainya dipasar ia bertemu dengan bapak-bapak tua yang berjualan madu plus kecap dengan dimasukkan didalam 2 keranjang belanjaan,berjalan dari ujung pasar yang satu keujung pasar yang lain. Dan si ibu ini secara tak sengaja mengamatinya.Tampaknya belum ada yang laku jualan si bapak tua,beberapa saat bapak itu lewat lagi didepan siibu tersebut, dan akhirnya si ibu bertanya:”jualan apa pak?”
yg ternyata jualan madu dan kecap…tapi lucu jualannya suaranya ngga kedengeran, kapan lakunya?hehe,,,rezeki Allah siapa yg tau?
akhirnya si ibu itu membeli madu+kecap dari sibapak tua tsb…(padahal suami si ibu tsb bekerja di tempat grosiran madu).
separoh dari uang yang dibawa ibu itu habis utk beli madu, padahal harusnya beli minyak goreng yg sudah ludes.Tapi tahukah?ternyata menolong orang itu membahagiakan sekali.terbayang dipelupuk mata si ibu itu yg jika nanti sibapak tua kembali kerumah, istri tercinta akan bertanya:”bgmn pak, laku ngga pak dagangannya?ada yg beli ngga?”. Maka bila si bapak berkata:”Alhamduliilah laku segini bu”dengan wajah berseri2…akhirnya dari pertolongan yang tak seberapa berserilah 2 wajah saudara nya”…ya mungkin perasaan2 seperti itu yang tak bisa dinilai dengan harta, ketika melihat oranglain bahagia kita ikut bahagia,apalagi saat kita bisa menolong walaupun secara tak langsung…serasa jadi orang kaya karena diberi kesempatan menolong,walaupun sebenarnya hidup pas-pasan.
Semua akan kembali pada Allah.
untuk tulisan tema pemaaf, bersambung….
jogyakarta. 290109
ditulis oleh obat@jaib
semua rasa bercampur jadi satu sekarang
semua bisa bilang , semua juga bisa katakan
campur aduk jadi satu
bingung ah dengan perasaan ini
rindu , benci , dendam , bahagia , sedih ,
hati ….
ternyata aku masih punya hati
masih punya yang namanya ” nurani “
tapi apa semua harus begitu , harus dengan hati
emosi , labil tak bertepi
ah …. bingung , selalu menerpa aku
apa ya jadinya , apa ya bentuknya
entahlah
yang jelas
rindu , benci , dendam , bahagia , sedih
hati … berkumpul di dalamnya
Di era sekarang sifat egois dah marak banget di kalangan orang2 Indonesia. Pengennya menang sendiri udah ciri utama banyak orang. Gag anak-anak, remaja, dewasa, maupun tua. Tapi Biasanya sifat egois itu muncul ketika kita gag mau kalah ato punya keinginan yang harus kita capai.
Keegoisaan seseorang banyak menimbulkan suatu permasalahan yang tadinya kecil menjadi besar. Nah, itu karena sifat egois bisa membuat banyak orang merasa tersakiti ato kecewa. Tetapi sekarang sifat egois udah jadi kebiasaan sehari2 banyak orang ( aku juga sech…hehehhehe )
Padahal sifat egois bisa buat kita merasa tersisihkan N tidak punya nilai kemanusiaan karena sifat egois bisa merugikan bagi orang laen tapi juga merugikan diri kita sendiri.
Gimana cara ngilangin sifat egois itu?????? Aku juga gag tau secara akurat. Kalau menurutku cara ngilangin sifat egois tuch yang penting kita harus care dengan orang lain dan bisa ngertiin orang lain, dengan begitu kita jadi ngerti kalau sifat egois tuch harus dimusnahkan dari dalam diri kita…..
GOLONGAN DARAH
Di Jepang, ada penelitian ttg karakter seseorang lebih ditentukan oleh golongan darah daripada zodiak atau shio. Kenapa? Katanya, golongan darah itu ditentukan oleh protein-protein tertentu yang membangun semua sel di tubuh kita dan oleh karenanya juga menentukan psikologi kita. Benar apa tidak?
SIFAT SECARA UMUM :
A : terorganisir, konsisten, jiwa kerja-sama tinggi, tapi selalu cemas(krn perfeksionis) yg kadang bikin org mudah sebel, kecenderungan
Politik : " Destra "
B : nyantai, easy going, bebas, dan paling menikmati hidup, kecenderungan politik: "sinistra"
O : berjiwa besar, supel, gak mau ngalah, alergi pada yg detil, kecenderungan politik: "centro"
AB: unik, nyleneh, banyak akal, berkepribadian ganda, kecenderungan politik > tidak tercantum
BERDASARKAN URUTAN :
Yg paling gampang ngaret soal waktu :
1 B (krn nyantai terus)
2 O (krn flamboyan)
3 AB (krn gampang ganti program)
4 A (krn gagal dalam disiplin
YG PALING SUSAH MENTOLERIR KESALAHAN ORG :
1 A (krn perfeksionis dan narsismenya terlalu besar)
2 B (krn easy going tapi juga easy judging)
3 AB (krn asal beda)
4 O (easy judging tapi juga easy pardoning
YG PALING BISA DI PERCAYA :
1 A (krn konsisten dan taat hukum)
2 O (demi menjaga balance)
3 B (demi menjaga kenikmatan hidup)
4 AB (mudah ganti frame of reference)
MENURUT SURVEY, GOL DARAH YG PALING DISUKAI UNT JADI TEMAN :
1 O (orangnya sportif)
2 A (selalu on time dan persis)
3 AB (kreatif)
4 B (tergantung mood)
KEBALIKAN NYA TEMAN YG PALING DISEBELIN/TIDAK DISUKAI ;
1 B (egois, easy come easy go, maunya sendiri)
2 AB (double standard)
3 A (terlalu taat dan scrupulous)
4 O (sulit mengala)
MENYANGKUT OTAK DAN KEMAMPUAN :
Yg paling mudah kesasar/tersesat
1 B
2 A
3 O
4 AB
YG PALING BANYAK MERAIH MEDALI DI OLIMPIADE OLAH RAGA:
1 O (jago olah raga)
2 A (persis dan matematis)
3 B (tak terpengaruh pressure dari sekitar. Hampir seluruh atlet judo, renang dan gulat jepang bergoldar B)
4 AB (alergi pada setiap jenis olah raga
YG PALING BANYAK JADI DIREKTUR DAN PEMIMPIN :
1 O (krn berjiwa leadership dan problem-solver)
2 A (krn berpribadi "minute" dan teliti)
3 B (krn sensitif dan mudah ambil keputusan)
4 AB (krn kreatif dan suka ambil resiko)
YG JADI PM JEPANG RATA2 BERGOLDAR;
1 O (berjiwa pemimpin)
MAHASISWATOKIYO UNIV PADA UMUMNYA BERGOL DARAH :
1 B
YG PALING GAMPANG NABUNG :
1 A (suka menghitung bunga bank)
2 O (suka melihat prospek)
3 AB (menabung krn punya proyek)
4 B (baru menabung kalau punya uang banyak)
YG PALING KUAT INGATAN NYA :
1 O
2 AB
3 A
4 B
YG PALING COCOKJADI MC :
1 A (kaya planner berjalan
MENYANGKUT KESEHATAN :
Yg paling panjang umur :
1 O (gak gampang stress, antibody nya paling joss!)
2 A (hidup teratur)
3 B (mudah cari kompensasi stress)
4 AB (amburadul)
YG PALING GAMPANG GENDUT ;
1 O (nafsu makan besar, makannya cepet lagi)
2 B (makannya lama, nambah terus, dan lagi suka makanan enak)
3 A (hanya makan apa yg ada di piring, terpengaruh program diet)
4 AB (Makan tergantung mood, mudah kena anoressia)
YG PALING GAMPANG DIGIGIT NYAMUK :
1 O (darahnya manis)
YG PALING GAMPANG FLU/DEMAM/BATUK/PILEK ;
1 A (lemah terhadap virus dan pernyakit menular)
2 AB (lemah thd hygiene)
3 O (makan apa saja enak atau nggak enak)
4 B (makan, tidur nggak teratur)
APA YG DIBUAT PADA ACARA MAKAN2 DI SEBUA PESTA :
O (banyak ngambil protein hewani, pokoknya daging2an)
A (ngambil yg berimbang. 4 sehat 5 sempurna)
B (suka ambil makanan yg banyak kandungan airnya spt soup, soto, baksodsb)
AB (hobby mencicipi semua masakan, "aji mumpung")
YG PALING CEPAT BOTAK :
1 O
2 B
3 A
4 AB
YG TIDURNYA PALING NYENYAK DAN SUSAH DIBANGUNIN :
1 B (tetap mendengkur meski ada Tsunami)
2 AB (jika lagi mood, sleeping is everything)
3 A (tidur harus 8 jam sehari, sesuai hukum)
4 O (baru tidur kalau benar2 capek dan membutuhkan)
YG PALING CEPAT TERTIDUR :
1 B (paling mudah ngantuk, bahkan sambil berdiripun bisa tertidur)
2 O (Kalau lagi capek dan gak ada kerjaan mudah kena ngantuk)
3 AB (tergantung kehendak)
4 A (tergantung aturan dan orario)
PENYAKIT YG MUDAH MENYERANG :
A (stress, majenun/linglung)
B (lemah terhadap virus influenza, paru-paru)
O (gangguan pencernaan dan mudah kena sakit perut)
AB (kanker dan serangan jantung, mudah kaget)
APA YG PERLU DIANJURKAN AGAR TETEP SEHAT :
A (Krn terlalu perfeksionis maka nyantailah sekali-kali, gak usah terlalu tegang dan serius)
B (Krn terlalu susah berkonsentrasi, sekali-kali perlu serius sedikit, meditasi, main catur)
O (Krn daya konsentrasi tinggi, maka perlu juga mengobrol santai, jalan-jalan)
AB (Krn gampang capek, maka perlu cari kegiatan yg menyenangkan dan bikin lega).
Walaupun asal-usul, kelahiran dan tempat tinggalnya adalah di atas dunia, (QS 6: 2; 7: 11-12; 15: 126; 22: 5; 23: 12; 32: 7; 35: 11; 55: 14) sesungguhnya manusia adalah makhluk sorgawi yang sedang berada di dalam perjalanan menuju sebuah kehidupan spiritual di akhirat nanti. (QS 6: 166; 8: 28; 10: 4; 18: 7; 21: 35; 29: 2-3, 10-11; 45: 22; 47: 31, 38; 67: 2; 76: 2-3) Kehidupan di atas dunia ini adalah sebuah ujian, dan sangat penting bagi manusia:
“Barang siapa buta di atas dunia ini, maka buta pulalah ia di akhirat nanti dan semakin menyimpang dari jalan (Allah).” (QS 17: 72)
Sifat asli manusia adalah yang sebaik-baiknya dan roh Tuhan telah ditiupkan ke dalam dirinya. (QS 15: 29; 7: 140; 30: 30; 39: 9; 95: 4) Kepada manusia telah diberikan berbagai kemampuan dan karunia. (QS 16: 78; 32: 9; 55: 3-4; 67: 23; 90: 8-10) Bukan hanya bumi beserta segala kekayaannya telah diciptakan untuk dinikmati manusia, (QS 2: 29, 57, 60, 168; 7: 10; 55: 10-13; 67: 15) tetapi seluruh alam semesta telah dibuat tunduk kepadanya. (QS 14: 32-34; 16: 5-18; 31: 20; 45: 12-13; 67: 15) Dengan dilengkapi kepribadian yang unik dan unggul, (QS 17: 70; 2: 30, 34; 7: 11; 15: 26-31; 91: 7; 95: 4) kesanggupan untuk mengambil keputusan-keputusan moral dan memilih dari berbagai alternatif, (QS 76: 2-3; 5: 48; 40: 8-10; 11: 118) anak-anak Adam telah diangkat Allah sebagai khalifah-khalifah-Nya di atas bumi. (QS 2: 30; 6: 166) Namun kesanggupan-kesanggupan alamiah manusia tersebut dapat dilumpuhkan atau ditingkatkan. (QS 91: 7-10)
Dengan petunjuk-petunjuk dari kitab suci yang hukumnya bagi manusia adalah akal, makhluk yang memiliki intelegensi ini harus memanfaatkan kemerdekaan berpikir dan memilih untuk melengkapi dirinya dengan motivasi-motivasi, sikap-sikap, prinsip-prinsip, ide-ide, nilai-nilai dan kriteria-kriteria yang benar, dan berbuat benar di dalam sebuah lingkungan moral-matrial yang berkembang sendiri dan bermafaat untuk meningkatkan kemampuan-kemampuannya dengan setinggi-tingginya.
Ketergesa-gesaan, (QS 17: 11; 21: 37) keserakahan, (QS 3: 179; 4: 37; 9: 34-35; 17: 100; 47: 8; 104: 2-9; 89: 17-20) ketidaksabaran, keragu-raguan, (QS 20: 115; 70: 19-21) kecongkakan, (QS 3: 187; 4: 36-37; 16: 22-23, 29; 17: 37, 83; 35: 42-43; 40: 83; 57: 23-24; 75: 31-36; 90: 4-7) sikap tidak berterima kasih, (QS 11: 9-10; 16: 53-55, 83; 39: 7-8; 40: 61) ekshibisionisme, (QS 24: 41; 33: 33) sikap yang merusak diri sendiri, (QS 3: 164; 4: 79; 6: 124; 9: 44; 10: 44; 11: 101; 16: 33-34, 118; 30: 41; 42: 30) sangat mencintai hasrat-hasrat, perempuan, kekayaan dan harta-benda adalah pertanda dari kelemahan manusia. (QS 3: 13; 4: 28)
Namun kelemahan-kelemahan ini bukanlah sifat-sifat manusia yang hakiki maupun kecenderungan-kecenderungan yang telah ditetapkan bagi setiap ras atau individu yang manapun juga. Dengan dilengkapi oleh program iman-didalam-aksi Islam di dalam totalitasnya, manusia sanggup dan harus mencegah dirinya dikalahkan oleh godaan-godaan kehidupan duniawi yang materialistis-individualistis, yaitu dengan mengangkat hasrat-hasratnya menjadi Tuhan. (QS 5: 48-49, 77; 6: 151; 7: 176; 25: 43; 45: 18, 23-24; 57: 20)
Dikutip dari S. Waqar Ahmed Husaini, Sistem Pembinaan Masyarakat Islam, terj. Anas Mahyuddin, (Bandung: Pustaka, 1983), hlm. 21-22.
| Jika Anda Mudah Tersinggung - BELAJARLAH Meredam Rasa Tersinggung |
| Salah satu hal yang sering membuat energi kita terkuras adalah timbulnya rasa ketersinggungan diri. Munculnya perasaan ini sering disebabkan oleh ketidaktahanan kita terhadap sikap orang lain. Ketika tersinggung, minimal kita akan sibuk membela diri dan selanjutnya akan memikirkan kejelekan orang lain. Hal yang paling membahayakan dari ketersinggungan adalah habisnya waktu kita menjadi buah roh. Efek yang biasa ditimbulkan oleh rasa tersinggung adalah kemarahan. Jika kita marah, kata-kata jadi tidak terkendali, stress meningkat, dan lainnya. Karena itu, kegigihan kita untuk tidak tersinggung menjadi suatu keharusan. Apa yang menyebabkan orang tersinggung? Ketersinggungan seseorang timbul karena menilai dirinya lebih dari kenyataan, merasa pintar, berjasa, baik, tampan, dan merasa sukses. Setiap kali kita menilai diri lebih dari kenyataan bila ada yang menilai kita kurang sedikit saja akan langsung tersinggung. Peluang tersinggung akan terbuka jika kita salah dalam menilai diri sendiri. Karena itu, ada sesuatu yang harus kita perbaiki, yaitu proporsional menilai diri. Teknik pertama agar kita tidak mudah tersinggung adalah tidak menilai lebih kepada diri kita. Misalnya, jangan banyak mengingat-ingat bahwa saya telah berjasa, saya seorang guru, saya seorang pemimpin, saya ini orang yang sudah berbuat. Semakin banyak kita mengaku-ngaku tentang diri kita, akan membuat kita makin tersinggung. Ada beberapa cara yang cukup efektif untuk meredam ketersinggungan Pertama, belajar melupakan. Jika kita seorang sarjana maka lupakanlah kesarjanaan kita. Jika kita seorang direktur lupakanlah jabatan itu. Jika kita pemuka agama lupakan kepemuka agamaan kita. Jika kita seorang pimpinan lupakanlah hal itu, dan seterusnya. Anggap semuanya ini berkat dari Allah agar kita tidak tamak terhadap penghargaan. Kita harus melatih diri untuk merasa sekadar hamba Allah yang tidak memiliki apa-apa kecuali berkat ilmu yang dipercikkan oleh Allah sedikit. Kita lebih banyak tidak tahu. Kita tidak mempunyai harta sedikit pun kecuali sepercik titipan berkat dari Allah. Kita tidak mempunyai jabatan ataupun kedudukan sedikit pun kecuali sepercik yang Allah telah berikan dan dipertanggung jawabkan. Dengan sikap seperti ini hidup kita akan lebih ringan. Semakin kita ingin dihargai, dipuji, dan dihormati, akan kian sering kita sakit hati. Kedua, kita harus melihat bahwa apa pun yang dilakukan orang kepada kita akan bermanfaat jika kita dapat menyikapinya dengan tepat. Kita tidak akan pernah rugi dengan perilaku orang kepada kita, jika bisa menyikapinya dengan tepat. Kita akan merugi apabila salah menyikapi kejadian dan sebenarnya kita tidak bisa memaksa orang lain berbuat sesuai dengan keinginan kita. Yang bisa kita lakukan adalah memaksa diri sendiri menyikapi orang lain dengan sikap terbaik kita. Apa pun perkataan orang lain kepada kita, tentu itu terjadi dengan izin Allah. Anggap saja ini episode atau ujian yang harus kita alami untuk menguji keimanan kita. Ketiga, kita harus berempati. Yaitu, mulai melihat sesuatu tidak dari sisi kita. Perhatikan kisah seseorang yang tengah menu ntun gajah dari depan dan seorang lagi mengikutinya di belakang Gajah tersebut. Yang di depan berkata, "Oh indah nian pemandangan sepanjang hari". Kontan ia didorong dan dilempar dari belakang karena dianggap menyindir. Sebab, sepanjang perjalanan, orang yang di belakang hanya melihat pantat gajah. Karena itu, kita harus belajar berempati. Jika tidak ingin mudah tersinggung cari seribu satu alasan untuk bisa memaklumi orang lain. Namun yang harus diingat, berbagai alasan yang kita buat semata-mata untuk memaklumi, bukan untuk membenarkan kesalahan, sehingga kita dapat mengendalikan diri. Keempat, jadikan penghinaan orang lain kepada kita sebagai ladang peningkatan kwalitas diri dan kesempatan untuk mempraktekkan buah - buah roh Yaitu, dengan memaafkan orang yang menyakiti dan membalasnya dengan kebaikan |
semua tentang kita © 2008. Theme Halloween by WP-Design.
Bloggerized by GirlyBlogger